Wednesday, 24 September 2014

Saranghae


Aku redha, dengan segalanya,
Namun, aku memerlukan waktu utk melupakan segalanya,
Kesilapan yg datang dariku,
Maka aku lah yg bertanggungjawab menanggungnya,
Maka pastilah juga, ad yg iri hati.

Kadang hidup ini bagai berlumba lari,
Jika aku berhenti ditengah jalan,
Makan aku akan kalah,
Utk pastikan aku menang,
Aku perlu teruskan melangkah,
Tanpa menoleh ke belakang,

-Princess Rachael

Monday, 22 September 2014

Dear You (5)



Mengapa rindu itu masih menjadi sang durjana pada diri ini?
Mengapa sayang itu masih di hati?


Lebih lagi pabila hati ini tidak kuat mengharungi sebulat cabaran,
Dan bila aku mulai rasa ingin menyerah akan segalanya,
Jujur aku seakan rindu akan dirimu....
Wahai sang kekasih, biarlah dirimu menjadi rahsia dalam kehidupanku..


Hati aku seringkali menyeru namamu,
Namun tiada sahutan kedengaran,
Mana mungkin ia berlaku seperti aku sangka..
Tidak... Tidak...


Kau tahu aku masih dalam kesedihan,
Kesedihan yg telah membawa aku ke arah kegelapan siang,
Terangnya mentari itu tidak lagi mewarnai hariku,
Gelapnya malam itu kian menjadi bahagian hidup ini,


Kehilangan org yang paling aku sayang dalam keluarga ini,
Bukan mudah aku laluinya,
Pernah aku terlalu membawa diri dalam imaginasi sendiri,
Kau tahu, dan kau hiraukan bait-bait perkataan ku..


Dan setiap kali itu..


Aku cuba positifkan diri....




Terima Kasih ...
Kerana aku terlalu kecewa dengan mu ...

Sunday, 21 September 2014

Dear You (2)


Wahai hati, kenapa kau mudah terguris?
Wahai hati, mengapa kau mudah melinangkan air mata?
Wahai hati, mengapa begitu sakitnya?
Wahai hati, mengapa aku turut merasa seksa?
Wahai hati, berikanlah kesembuhan dek gurisan..
Wahai hati, berikanlah kekuatan di sebalik kesakitan..
Wahai hati, berikanlan ketabahan di sebalik seksa..
Wahai hati, hangatkanlah disebalik dingin..

Mengapa perlu merasa seksa membenci? 
Sedangkan hanya memaksa diri...
Mengapa perlu menghindari?
Sedangkan diri ini tidak dpt menjauhi...
Mengapa perlu berharap?
Sedangkan telah musnah harapan ...

-Princess Rachael

Thursday, 18 September 2014

Dear You

You lie to me, you told me you're going for vacation.
You promise me to be always by my side and back when I'm ready.
You give me a little homework, you told me to make mouth exercise of 'Brave enough to defeat enemy and not blaming yourself'..
When I can do it, then you will back to take me.
You said you're going to take leave and go for vacation.


But one day, I found out that you're die in the line of duty.
Do you expect I will be calm? Nooo..
I want spent entire of my life with you.
I'm not as brave as before.
You take my soul with you.
I'm still counting days that you will come back and marry me.
I'm still waiting for you.


Days by days goes...


3 years later...

I learn to accept what already happen.
Finally, I found someone special for me.
And promise to live together.
I go to the place that the first place we make a date.
The scenery is still the same. It make me miss you more than that.
You will always be my side, even though you're not.
But .....
As shadow..

-The end-

Still missing you ....

-Princess Rachael

Thursday, 11 September 2014

From Future Wife To ...

Untuk bakal zauj ku...
Aku di sini sehat selalu walaupun terkadang kesakitan datang,
namun janganlah engkau resah...Aku di sini mampu menahannya
kerena Allah tidak akan menguji hambaNya
melainkan apa yang hambaNya mampu.
Kuharap enakau pun dalam keadaan sehat dan sejahtera
serta sentiasa berada di bawah rahmatNya dan Lindungannya dimanapun engkau berada.

Surat ini ditulis bukan untuk mengganggu...
Sekadar ingin meluapkan rasa yang lama terpendam...
Maafkan Aku andai selama ini Aku terpesona dengan cinta dunia

Aku serba kekurangan...kuharap engkau mau melengkapinya
Aku bukan jelitawan...kuharap engkau mampu menerimanya
Aku bukan cendikiawan...kuharap engkau mampu membimbingku
Aku bukan hartawan...kuharap engkau ikhlas
Yang Aku pinta bukan ketampananmu...
Yang Aku damba bukan hartamu...
Yang Aku mau cuma iman dan agamamu...
Yang Aku ingin hanyalah tauladanmu....Bimbinglah Aku...
Tunjukkanlah Aku...

Aku tidaklah puitis dalam menulis bait-bait kata...
Namun, yang pasti...
Ianya ikhlas lahir dari hati....
Aku harap kita akan dipertemukan suatu hari kelak...
Di mana ketika itu...Aku telah siap...
Aku layak untuk mendampingimu...
Bukan hanya sebagai isteri...
Tapi ibu untuk anak-anak kita..
Namun jika tak ada jodoh antara kita
Aku redha jika engkau pergi ...

karena...

Segalanya belum dimetrai...
Segalanya belum disaksi...
Aku pasrah jika itu terjadi...
  Aku pasrah jika itu takdir diri...

karena...

Biarlah tangis sebelum janji dimetrai...
Bukannya setelah semuanya selesai...
Aku mencari siapa yang ikhlas menemani...
Aku mencari siapa yang sanggup memberi...
Aku mencari siapa yang mampu menerima...
Aku mencari siapa yang pasrah dan redha...

Andai jodoh...

InsyaAllah kita akan berbahagia..
Meskipun hayat hidup tak sama...
Aku akan berusaha membahagiakan engkau..
Andai jodoh bukan milik kita..
Usahlah engkau bermasam durja...

Pasti ada hikmah di sebaliknya...
Aku doakan kebahagiaanmu..Bermohonlah padaNya selalu..
karena cuma Allah yang akan mendengar isi hatimu...

Dari bakal istrimu...

By: Surat Buat Zaujku



Sahaja Aku Mencintaimu Kerana Allah

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Bissmillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah Ya Rabb atas semua nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami dan tak lupa sholawat dan salam kami panjatkan untuk Rosulullah SAW, berserta keluarga, sahabat dan pengikutnya sampai akhir Zaman.

Ya Rabb, Aku takut dan malu kepadaMu, karena diriku sekarang sedang jatuh Cinta, aku takut kepadamu karena aku takut rasa cinta ini akan membuatku lalai kepadaMu,

Ya Rabb, jika memang ini benar rasa Cinta, kuharap rasa ini tidak salah, semoga dia adalah orang yang selalu ingat, mencintai dan juga bertakwa kepadaMu. Dan jangan sampai rasa cinta ini menjadi nafsu, InsyaAllah aku sayang kepadanya kerana Mu Ya Rabb,

Dengan apa yang ia miliki, aku merasa wajar jika aku suka kepadanya, karena dia adalah orang yang insyaAllah baik, beriman,bertakwa, dan rajin dalam beribadah dan selalu perhatian kepada semua orang,, apakah salah jika aku jadi mengaguminya, dia juga tidak pernah berusaha menarik perhatianku, berkata manis dan memuja-mujiku, dan malahan dia selalu menjaga hatiku karena takut kepadaMu,

Ya Rabb,, apakah salah jika timbul rasa itu di dalam hatiku kepadanya. Semoga ku bisa menjaga rasa ini dengan baik, aku yakin jika memang dia jodoh terbaikku semoga Engkau akan menyatuhkan hatiku dan hatinya dengan ikatan suci yaitu pernikahan, aku juga tidak ingin mengotori hati dan diri ini dengan Cinta yang tidak halal buatku semuanya ku lakukan karena aku takut dan malu kepadaMu, akan aku jaga hati dan kesucian ini hanya kerenaMu Ya Rabb,

Dan akan aku persembahkan kesucian ini untuk seseorang yang sudah halal buatku nanti, yaitu suamiku nanti.
Namun jika memang dia Bukan jodohku aku yakin Engkau akan membrikan jodoh yang terbaik buat hamba Mu ini, Aamiin 

Sebenarnya Aku takut kepadaMu ya Rabb atas ujianmu yang satu ini semoga hambaMu ini tidak terlena dengan cinta yang palsu ini, Aku takut Nanti Engkau Cemburu kepadaku, janganlah Engkau buat hambamu ini susah dengan adanya rasa ini, Aamiin,

Tapi aku yakin Engkau sayang kepadaku dengan selalu memberikan ujian ini kepadaku biar semakin kuat imanku dan bertakwa kepadaMu.
Tapi inilah TarbiyahMu kepadaku yang sangat terindah karena Engkau selalu menguji kesetiaan cintaku kepadaMu, apakah aku bisa mempertahankan kehormatanku sampai engkau member Izin, untuk kuberikan kepada orang yang Engkau pilih untukku. 

Ya Rabb, aku malu jika aku menghianati CintaMu Kepadaku Dengan berpacaran dengan orang yang belum halal buatku.
Aku juga tidak akan membiarkan setan menguasai diriku, karena aku tau setan selalu memanfaatkan umatMu dengan di jadikannya CINTA ITU INDAH padahal itu belum halal buat umat-umatMu yang belum menikah.
Semoga dengan ujian rasa cinta ini akan bertambah pula Rasa Cintaku kepadaMu, Ya Rabb dan jangan buat aku lalai dan lupa gara-gara Rasa Ini.
Aku yakin dia insyaAllah orang yg baik, dan selalu taat dan menjahui semua laranganMu, kerana aku juga yakin.
Jika memang Ia Cinta kepada diriku dia tidak akan megotori dan menodai hatiku dan kehormatanku. Maafkan bila ku jatuh cinta Ya Allah...

Mahabbah ini datangnya dariMu, dan aku yakin ada kebahagiaan yg tlah Engkau rencanakan untukku...
Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin

Coretan Hati

Menangislah hati jika itu yang melegakan

Menangislah hati jika itu ubatnya

Menangislah, Moga tenang hendaknya 

Allah itu dekat

Menangis kerana Allah lebih bermakna

Usah disia-siakan air matamu kerana manusia
Moga diberikan kekuatan dan ketabahan
Berserah sepenuhnya kepada Allah.
Allah Maha Mengetahui apa dalam hati kita.
Allah Maha Mengetahui mana yang terbaik untuk kita
Menangis dan bersedih bukanlah bererti kita hilang harapan

Jauh sekali untuk menjadikan kita rasa putus asa dgn rahmat Allah
Sesekali menangis,hati kita akn bangkit sedar bahawa kekecewaan bukan penghalang kebahgiaaan.
Sesekali menangis, jiwa kita di didik dgn indahnya Sabar dan Redha…
Sesekali menangis,percayalah bukan Allah tidak tahu deritanya hidupmu.retaknya hatimu tapi mungkin itulah yang Dia mahukan…


KasihNya sentiasa dekat,cuma kita yg selalu alpa dan lalai

Ketahuilah bahawa Allah tidak menciptakan sesuatu bencana dan ujian itu dgn sia-sia

Pasti ada hikmah di sebalik apa yg menimpa
Yakin dan Percayalah
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang, ALLAH mempunyai Cinta dan Kasih yg lebih besar dari segalanya dan ALLAH telah menciptakan seseorang yg akan menjadi pasangan hidupmu kelak
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi..



Setiap titisan hujan

Yang jatuh membasahi lantai bumi

Yang turun memecahkan kepulan awan
Andai sahaja engkau tahu setiap kali irama air itu jatuh berderaian
Setiap kali itu jua ia bertasbih memuji Tuhannya
Tentu engkau tertunduk malu
Andaikan tidak
Dia yang tidak punya hati pun boleh mengagungkan yang Maha Satu
Lalu kita yang punya hati ini? 



Jejak-jejak langkahku bagaikan lembaran waktu

Apakah ku masih boleh terus melangkah

Serpihan hidupku kan ku bangun di atas satu cinta



Berikanlah taufik dan hidayah kepadaku, ahli keluargaku, sahabat handai dan kaum muslimin dan muslimat,setelah engkau berikannya, tetapkanlah iman kami, dan janganlah engkau bolak balikkan hati kami.

By: Princess Rachael

Wednesday, 10 September 2014

Motivation Quotes

"Remember happiness doesn't depend upon who you are or what you have; it depends solely on what you think."

"I'm sad, hurt, angry, mad, disappointed. But you know what? I'll put on a happy face and move on. It will hurt but I will survive."

"Don't let what you cannot do interfere with what you can do."

"They told me I couldn't. They told me I wouldn't. They told me I shouldn't. That's why I WILL. That's why I AM. That's why I DID."

"The best thing about the past is that it shows you what not to bring into your future."

"Be strong when you are weak, brave when you are scared and humble when you are victorious."

"Sometimes life doesn't give you something you want, not because you don't deserve it, but because you deserve more."

"I'm strong, because I've been weak. I'm fearless, because I've been afraid. I'm wise, because I've been foolish."

"Pain makes you Stronger,
Tears makes you Braver,
Heartbreaks makes you Wiser.

So, thank to the Past for a better Future ✌"

Warkah Muslimah BuatMu Adam

Warkah buatmu kaum Adam,
Penulisan ini bukan kerana nama,
Malah bukan kerana harta,
Tetapi hanyalah semata-mata kerana Rabbuna,
Bukan sekadar coretan bahasa tetapi untuk meluahkan rasa,
Setiap mahkota hati wanita pasti akan disinggahi perasaan ini,
Namun, cuma ia berbeza dari kaca mata seorang wanita dengan seorang muslimah,
Tindakan, perilaku dan bicaranya berbeza,
Jika mata hati yang diguna, temuilah kau akan perbezaanya bila mana wanita jatuh cinta,
Berbanding muslimah yang bergelar mukminah sejati sedang jatuh hati.Warkah buatmu kaum Adam,
Aku tidak tahu apa yang terbentang di fikiranmu,
Aku tidak tahu apa yang berkisar di dadamu,
Namun janganlah kau memandang serong,
Dengan penulisan ini,
Kerana aku tetap dengan pendirianku,
Bertemankan ALLAH SWT menjadi saksi,
Pohonku kepada Illahi semoga kau akan membacanya,
Untuk mengetahui isi hati yang terlipat halus di benak naluri,
Di hati kecil seorang insan bernama muslimah.
Semoga diri ini menjadi mukminah.Wahai Adam,
Ketahuilah……..
Di saat kau membaca warkah ini,
Aku telah pun membawa diri dengan langkah yang sejauh-jauhnya darimu,
Di saat kau membaca warkah ini,
Adalah amat mustahil untuk engkau menemukan ku semula,
Bahkan mungkin aku bakal lenyap dan lesap daripada pandangan mata mu buat selamanya,
Kecuali setelah dengan izinNya,
Hati ku terawat dengan balutan luka yang diikat dengan seerat-eratnya,
Mungkin tidak akan pernah terbuka lagi ikatan ini,
Untuk menghadirkan engkau di sudut hati,
Maka dengan perlahan-lahan aku bakal muncul,
Menjadikan kau sebagai teman seperjuangan seperti lazimnya.Wahai Adam,
Ketahuilah……….
Di saat kau membaca warkah ini,
Air mata ku jatuh perlahan-lahan dalam menahan sebak yang menikam-nikam perasaan,
Membasahi kelopak mata yang kering dengan air salju,
Begenang dan terus bergenang sambil jari-jemari ku melayarkan penulisan ini,
Bergelinangan, berguguran dan kini air peraduan ini yang menjadi peneman…..
Namun ketahuilah…..
Setitis demi setitis air mata ini,
Menjahit lubang-lubang kecil yang terluka di sudut perasaan,
Biar meninggalkan bekas pada hati ku yang terkesan,
ALLAH SWT masih di sisiku,
Dengan air mata ini DIA mengubat pedih-pedih di jiwa,
Tatkala ku lantunkan zikir-zikir memuja namaNya,
Kerana itu aku kuatkan azam dan semangatku,
Melukiskan cinta dalam diamku,
Berakhirnya warkah ini aku tuliskan untukmu.
Warkah khas buatmu.
Wahai Adam,
Ketahuilah bezanya perempuan dengan muslimah,
Ketahuilah bezanya permata yang disimpan di balang kaca itu,
Berbanding dengan kaca yang bersepah di lantai,
Walaupun hakikatnya nampak sama,
Tetapi jauh sekali istilah dan fikrahnya berbeza,
Namun ketahuilah wahai makhluk pembimbing ciptaan ALLAH,
Tetap ada bezanya antara CINTA seorang wanita,
Yang sekadar bergelar perempuan,
Berbanding salju sakinah bernama muslimah.
Wahai Adam,
Ketahuilah bezanya cinta mengikut fitrah dengan cinta yang berhulu, berpandukan nafsu yang serakah,
Ketahuilah telah ku cuba sebagai muslimah memendam rasa,
Mengalirkan cinta dan hati ini mengikut aliran yang sepatutnya,
Namun hati kecil ini amat mudah tersentuh dan amat rapuh saat disentuh,
Sedangkan Saidatina Khadijah sendiri melamar Rasulullah saw,
Maka, menurut ku wahai Adam, salahkan aku berbuat begini?
Untuk menyampaikan hasrat yang terpendam di sudut hati?
Namun jangan kau khuatir..
Penulisan ini hanya sekadar coretan,
Penulisan ini hanya sekadar lembaran,
Aku sekadar wakil, perantara,
Bagi hati-hati muslimah yang berada di luar sana,
Menyampaikan larut-larut bacaan makhkota hati seorang insan,
Yang tatkala ini sedang mendambakan kasih yang tak kunjung datang,
Yang tatkala ini sedang cuba menanam cinta Illahi dalam hati,
Menyemai mawaddah usrati jannati,
Kerana dia tahu ALLAH SWT berada disisi,
Berbicara dengannya tatkala solatdoa, zikir sebagai penawar hati.
Namun, harus kau tahu bila mana muslimah jatuh cinta,
Dia tidak akan pernah sesekali membutirkan bicara,
Mengenai rasa yang dipendamkannya,
Malah, mahu kau tahu kenapa wahai Adam?
Kerana jauh di dasar qalbu,
Dia amat takut sekali engkau tersungkur dicedera rindu,
Dia amat bimbang sekali iman mu goyah kerana hadirnya bisikan nafsu dan iblis yang menghasutmu,
Dia amat khuatir kau hanyut dibawa bait-bait cinta palsu,
Dia amat gusar ibadah mu terganggu,
Jika langkah mu terjerumus, diseliputi kabus wahan yang menebal di qalbu,
Maka kerana itu dia mengambil keputusan,
Untuk membicarakan cinta hanya sekadar di jiwa,
Namun sesekali tidak dia akan melafazkan,
Sesekali tidak dia akan memaparkan pada mu melalui tindakan,
Kerana dia tahu hadirnya nanti,
Tidak akan mampu menghalang iblis dan nafsu untuk merajai hati,
Bimbang mungkin meruntuhkan tembok keimanan yang telah kau bina,
Bertahun lamanya sebagai jambatan menuju ke syurga.
Mahu kau tahu kaum Adam?
Bila mana muslimah jatuh cinta?
Tatkala dia tahu hatinya sudah berpaut pada mu,
Maka dia akan pelihara tawadduk sebagai perisai mutiara jiwa,
Tatkala dia tahu hatinya sedang diikat dengan simpulan cinta,
Tidak sesekali matanya berani menatap pandangan matamu,
Biarpun pada semua muslimin dia melakukan hal ini,
Kerana telah tersusun letaknya muslimah harus menjaga pekerti sebagai perhiasan dunia.
Namun padamu, dia lebih malu,
Namun pada mu, dia lebih kaku,
Dia bimbang jika panahan syaitan menusuk dari mata ke mata,
Maka dia menundukkan pandangan matanya,
Pada mu sangat sukar untuk dia mulakan bicara,
Diam lebih bernilai daripada berkata perkara yang lagha,
Jika kau melangkah setapak mendekatinya,
Maka akan digerakkan seribu langkah berusaha gigih mahu menjauhi mu,
Mahu tahu kenapa dia melakukan hal ini wahai Adam?
Kerana dia mahu memelihara iman mu,
Kerana dia mahu menjaga pandangan mata mu,
Mana mungkin dibiarkan engkau diselebungi dengan debu dosa akibat zina mata,
Kerana dia mahu kau menjaga bicara mu,
Mana mungkin dia membiarkan engkau memulakan bicara dusta tatkala hati diseliputi cinta.
Dia mahu kau hanya melontarkan ilmu berfaedah,
Menggunakan akal, bukan bicara berpandukan nafsu yang serakah,
Dia mahu kau menjaga lidah yang hanya basah melantunkan zikir tatkala atas sejadah…
Dia mahu kau menghindari diri daripada zina hati,
Kerana dia tahu wahai adam,
Adam yang sempurna akalnya, pasti banyak berdiam diri daripada berkata-kata..
Adam yang soleh hanya akan menetapkan cinta hanya pada Illahi cuma..
Dia mahu kau memelihara akhlak mu,
Mana mungkin dia membiarkan engkau mendekatinya terlebih dahulu,
Tanpa hubungan yang HALAL dan SAH,
Mana mungkin dia meletakkan dikau di tempat yang alpa,
Menodamu dengan cinta palsu dunia,
Dia tidak mahu kau menggodanya melalui jalan yang tidak diredhai pencipta,
Jika kau benar mahu menghampiri,
Menjadikan dia suri di hati,
Bukan dirinya yang harus kau dekati,
Tetapi wali sebagai pengganti.
Wahai Adam,
Saat muslimah ini cuba meyakinkan kau hanya sebagai sahabat baginya,
Saat kau sudah mula menyoal dan mencuriga,
Sebenarnya dia hanya cuba membohongi perasaan diri dan cuba mengelakkan zina hati,
Kerana dia tidak mahu merosakkan hubungan persahabatan yang selama ini terjalin keranaNya,
Hakikatnya dia cuba tidak mahu merosakkan mu dengan menjalin hubungan percintaan tanpa redhaNya,
Dia amat bimbang kau terjebak dalam perasaan suka jika benar kau juga memendam rasa,
Dia mahu melindungimu, aqidahmu dan imanmu yang telah lama dibina atas dasar taqwa.
Maka kerana itu sehingga kini dia pendam,
Cintai dikau hanya dalam diam.
Wahai Adam,
Ketahuilah muslimah ini amat sukar jatuh cinta,
Diserahkan CINTA nya hanya kepada yang Maha Memiliki CINTA cuma,
Namun, di saat kau menyentuh hatinya perlahan-lahan,
Dia sedar betapa sakitnya hati ini seperti dicucuk-cucuk duri yang tersembunyi,
Dan dia sedar betapa setiap langkah perbuatannya,
Seringkali munculnya nama mu sebagai pendorong kebajikan di hati,
Sudah berkali-kali dia memohon pada Illahi,
Supaya menunjukkan jalan yang diredhai dengan Istikarah yang dijalaninya sehari-hari,
Kau juga tahu dia melakukan istikarah ini sebagai tasbih rutin harian,
Namun baginya, kau masih tetap dalam bayangan,
Bukan wajahmu yang muncul di fikiran ini tetapi hanya sekadar nama,
Bahkan ibrah dan segala amalan murni yang kau amalkan dalam hidup,
Menjadi bekalan untuk dia mempertingkat amalan kerana ALLAH,
Kerana kau diibaratkan bagai enjin yang menggerakkan hati kecil ini untuk mencintai dirimu hanya keranaNya.
Wahai Adam, tahukah kau?
Tatkala kau juga memaparkan sedikit demi sedikit,
Mengenai corak tingkah laku mu yang seakan menyimpan perasaan yang sama terhadapnya,
Muslimah itu sudah mulai bimbang,
Tatkala kau sudah membutirkan bicara seolah kau juga mahukan dia berada di takhta jiwa,
Muslimah itu sudah menjadi risau,
Tatkala kau sudah seakan terpaut akan bait-bait butir kata hikmahnya,
Muslimah itu sudah bertambah rungsing,
Dia berasa sangat malu, menyesal dan berdosa,
Jika benar kau turut tertawan padanya,
Dia merasakan dirinya jijik dan hina di hadapan tuhannya yang Agung lagi Maha Bijaksana,
Dia bimbang iman mu goyah,
Dia risau akhlak mulia mu beransur-ansur tidak lagi bakal kau hirau,
Dia rungsing kau tersungkur dipukul badai cinta yang nyata belum HALAL buat mu dan dia.
Jika benar kau turut menyimpan rasa yang sama,
Dia mohon pengharapan dalam setiap larut doa tahajudnya,
Semoga engkau akan terus bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk mencurahkan rasa,
Semoga dirinya bukan penyebab iman mu goyah,
Semoga dirinya bukan penyebab akal mu lemah,
Tetapi sebaliknya menambah kasih mawaddah,
Dalam menuju gerbang mardathillah,
Jika benar kau sudah tertawan padanya,
Dia sudah membulatkan nekad dirinya bakal mengundur diri,
Dia rela mengorbankan cinta kerana mahu engkau menjaga hati,
Dia rela mengorbankan perasaan demi meraih CINTA hakiki, cinta Illahi,
Selangkah demi selangkah tanpa kau sedari,
Dia semakin hilang daripada pandangan,
Bukan kerana mahu menjauhkan mu,
Bukan kerana mahu mengelakkan daripada berteman dengan mu,
Namun ketahuilah..
Niat muslimah itu cuma satu,
Hanya kerana….
Mahu memelihara iman mu.
Wahai Adam,
Mahukah engkau tahu mengapa dia tidak akan ada disisi mu sebagai sahabat setelah dia menyerahkan padamu warkah ini?
Kerana dia merasakan diri ini tidak pernah layak untuk kau yang sememangnya berakhlak mulia dan sentiasa menetapkan cinta kepadaNya,
Kerana dia sudah menggambarkan perasaan malu sekiranya kau menolak perasaan ini secara sukarela,
Kerana dia sebenarnya mahu kau muhasabah diri kembali,
Mendekatkan jiwa kepada Illahi,
Tahukah kau wahai Adam?
Dia membilang doa-doa nya setiap hari dalam solat tahajud, rawatib, istikarah mahupun taubat,
Semoga iman mu akan bertambah kukuh disemai kasih CINTA DZATT ABADI yang utuh,
Namun tak akan pernah dilupakan kau dalam setiap butir doa nya,
Semoga dirimu sentiasa berada dalam rahmatNya.
Wahai Adam,
Ketahuilah,
Perbezaan-perbezaan ini…..
Di saat wanita jatuh cinta,
Dia amat mendambakan dikau juga turut mempunyai perasaan yang sama,
Dia teringin sekali kau turut tergoda dan tertawan hati padanya jua,
Namun, jika muslimah jatuh hati,
Tidak pernah sesekali dia mengharap kau bakal mencintainya kembali,
Malah dia berusaha menjauhkan diri,
Kerana mahu memelihara persahabatan kerana ALLAH yang telah terkukuh dini,
Kerana dia mahu mengelakkan daripada tercetusnya zina hati,
Kerana mahu memelihara iman mu sebagai muslim sejati.
Kerana dia mahu kau mengukuhkan CINTA mu pada ALLAH terlebih dahulu,
Sebelum menyerahkan CINTA mu pada lawan HALAL bagimu.
Wahai adam,
Ketahuilah bila muslimah jatuh hati,
Cintanya akan terisi dengan cahaya Illahi,
Disamping dia mencintaimu,
Dia turut mempertingkat cintanya pada ALLAH yang Esa.
Dia tidak akan pernah berhenti,
Memohon hajat dan mengadu kasih pada Illahi,
Semoga JIKA kau juga menyimpan perasaan suka,
Temukanlah kau dan dia dalam sebuah ikatan yang HALAL dan diredhaiNya,
Tetapi sebaliknya,
Jika kau kontra dalam rasa CINTA yang dicita-citakannya,
Dia juga tidak akan pernah berputus asa dalam berdoa,
Semoga ALLAH akan menemukan dia dengan seorang LELAKI yang sekufu dengannya..
Yang seindah akhlak dan secantik budi pekertimu,
Atau mungkin seseorang yang lebih baik daripadamu…
Sebagai serikandi hidup buatnya kelak di duniawi dan syurgawi.
Ketahuilah wahai tulang rusuk kiri,
Muslimah ini amat sukar jatuh cinta,
Bila mana hatinya sudah mulai terpaut pada mu ketika itu,
Dia tidak pernah menyatakan hasrat ini kepada sesiapa,
Dia hanya diamkan sahaja,
Melainkan hanya bergantung harap kepada Sang Pencipta,
Dia hanya menceritakan hasrat murni ini kepadaNya cuma,
Sehingglah kau membaca isi surat ini dan mengetahui petanda,
Di hati ini dia telah lama memendam rasa…..
Bila mana muslimah jatuh hati, cintanya akan bermula secara DIAM dan berakhir juga secara DIAM..