Harapan
Mengapa aku biarkan rasa itu berkecipung dalam diri..
Ku harapkan pohon sabar ku ...
masih kukuh akarnya dan mempunyai batang yg kuat agar tidak goyah dek di tiup angin..
Bila kau datang dan kembali,
Mencari aku yg kian tenggelam dlm hidup mu,
Terasa seperti harapan dulu bangkit kembali dari lena,
Bahkan mengejutkan seluruh rentak jantung ku,
Apakah mungkin selamanya?
Atau hanya separuh jalan seperti dulu?
Apakah mungkin bisa aku kaut kebahagian kali ini?
Atau hanya derita?
Dari sang cinta dalam hidupku,
Jika kau mengerti,
Akan kau ketahui segala isi hati ku,
Kias-kias sajak yg aku cipta,
Hanya tertuju kepada diri mu,
Agar kau tahu benar maksud ku,
Tapi tanggapan ku hanya sementara,
Aku tahu, kisah ini akan kembali mendustai aku,
Dan kembali menghantui siang dan malam,
Dan tinggalkan aku dalam dilema ,
Antara sang mentari dan sang bulan,
Mungkin kau tak akan faham,
Atau mungkin kau tidak pernah fahami,
Erti dan hikmat kata ku,
Aku sedar diri ini tidaklah seperti kau inginkan,
Tapi aku syukur, nikmat dan kurniaan tuhan kpd ku,
Apakah kerana mu, sanggup aku ketepikan agama aku?
Tidak, ...
Malah, aku bkn pengemis cintamu,
Aku hanya ingin kau berterus terang,
Tanpa berdalih kata,
Agar aku tidak terus menerus menyiram harapan ini,
Kerana pohonnya tak pernah berbuah.
Trg | 07012017 | Mrs Racheal
No comments:
Post a Comment